Perempuan Pintar Andakah Itu?

16 Jun 2016

Perempuan pintar Andakah itu? Coba lihat dan amati sekeliling kita, banyak perempuan pintar dalam artian yang sangat luas. Kebanyakan Perempuan (Ibu/calon Ibu) tampak terlihat mempunyai peran ganda dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, dimana dia harus berjuang untuk anak-anaknya atau di mana dia terus berkarier dalam memimpin sebuah perusahaan, misalnya.

Ini hanya sepenggal kisah yang ditemui dalam sebuah perjalanan.Disebuah stasiun kecil, saat pemberangkatan kereta terakhir. Tampak seorang Ibu sedang membereskan dagangannya. Diperhatikan dari jauh (jarak kami saat itu hanya 2 meter), dia membereskan semua dagangannya bukan karena sudah waktu tutup lapaknya, melainkan  sepi pembeli. Mencoba untuk mendekatinya lalu memesan satu gelas kopi ditemani cemilan seadanya sambil berbincang-bincang dengannya. Sungguh diluar dugaan, anak-anaknya sukses bahkan ada yang menjadi PNS tapi terlihat segurat wajah kekecewaan diraut mukanya. Anaknya tersebut telah berkeluarga. Obrolan kita terasa ringan tapi beraaats. Tak terasa kopi hampir habis satu gelas, ibu itu yang  semula memberekan dagangannya,  ternyata tidak jadi karena  satu persatu orang bermunculan ke kedainya makin lama makin ramai. Bincang-bincang dengannyapun selesai seiring rangkaian gerbong kereta api telah datang. Bisa dibilang Ibu ini adalah perempuan pintar, dia terus berjuang sampai berhasil menjadikan anak-anaknya berhasil.

Bukan hanya ibu itu saja, mungkin Ibu kita sendiri termasuk didalamnya. Tampak begitu banyak perempuan-perempuan pintar disekeliling kita. Perempuan pintar Andakah itu?

Menjadi seorang perempuan pintar ternyata bukan hanya dapat dilihat dari nilai akademis saja, tapi bisakah kita bersosialisasi dengan orang lain tanpa memandang rendah atau membeda-bedakan satu sama lain.

Dizaman sekarang ini sepertinya tak ada lagi perbedaan antara perempuan dan laki-laki, tapi bukan juga untuk melawan kodratnya bahwa kita tetap seorang perempuan.

 

Disini kenapa wanita harus pintar?

- Perempuan (Ibu) akan melahirkan anak-anaknya, dimana mereka harus mengajarkan banyak hal. Bukan hanya tentang tata krama sopan santun, termasuk pengajaran agama. Dengan wawasan yang luas akan menjadikan anak-anaknya tidak berfikiran sempit. Disini Ibu secara langsung menjadi guru pertama buat anak-anaknya.

- Jadilah perempuan yang mandiri dalam segala hal. Baik dimasa muda ataupun setelah berumah tangga, karena semua yang akan dilakukan kalau sudah terbiasa mandiri tidak selalu menyulitkan orang lain atau bahkan suaminya sendiri. Dia bisa menempatkan tugasnya sebagi seorang ibu dan bisa bekerjasama dalam satu sama lain di dalam keluarga.

- Berwawasan luas, mempunyai pendidikan tinggi ataupun tidak semua tergantung bagaimana cara kita berfikir. Semakin banyak bergaul menjadikan kita berfikir secara terbuka.

- Pengembangan diri, bila Anda menjadi seorang ibu rumah tangga tidak menutup kemungkinan kalau sadar ada potensi lebih dalam diri dan bisa dijadikan peluang bisnis tidak ada salahnya. Bagi perempuan pintar yang memilih jadi ibu rumah tangga, dia akan terus mengembangkan bakat dan minatnya dalam menjalankan sebuah usaha.

- Perempuan pintar biasanya lebih percaya diri. Dia akan mampu beradaptasi dengan teman-temannya, baik di lingkungan sekitar maupun masyarakat luas.

- Perempuan pintar tentu saja tidak akan mudah dibodohi oleh siapapun.

- Dan lain sebagainya.

Pintar disini bukan hanya sekedar pintar dan jangan sekali-kali menjadikan kepintaran kita hanya untuk membodoh-bodohi orang lain. Terkadang semua seperti cermin bagi yang lainnya, kita menganggap orang lain pintar padahal kita juga dianggap pintar oleh orang lain. Perempuan pintar Andakah itu? []FR

 

 

 

 

 

 

 


TAGS Perempuan pintar perempuan cerdas


-

Author

Follow Me